Senin, 02 Juni 2014

KHOTMIL QUR'AN DI TPQ AL AMANAH

BARIKLANA BINURIL QUR'AN
Selasa malam Rabu 3 Juni 2014 Khotmil Qur'an di TPQ Al Amanah Kesilir Wuluhan jam 18.30 WIB









biyuuh... teman-2 guru Qiraati kurang konsentrasi dengarkan Khotaman
"ndak dengar pak" cloteh sebagian pada wartawan duma (dunia maya)

kesebelasan santri yang telah di khotami malam itu
harus bisa menjadi contoh pada adik kelasnya yang masih belajar jilid

Ibu Pengasuh "bu Kom" kata temen-2 memanggilnya
telah mewakili guru finishingnya yang ndelik tak berani tampil di Imtihan santri

Bapak ibu wali santri berusaha "PEDE" tanya pada putranya
yang telah bisa menjawab semua pertanyaan bapak ibunya "Sipil" wong tepak surat Ikhlas

serius lihat Layar LCD tampilan pertanyaan pada saat Imtihan
tapi kenapa kok gus alwi yang "mambu" ... baunya mik

saat inilah anak-anak melaksanakan prosesi khotaman dengan
bergantian memegang MIC untuk berusaha meyakinkan suaranya bisa didengar, namun....

mlihat bagian operator Sound sistemnya, pak tubi kurang konsen
dalam menghidupkan suasana imtihan santri TPQ Al-Amanah Kesilir Wuluhan


Pengasuh Yayasan Tahsinul Khuluq diajak membuktikan bahwa
santri TPQ Al Amanah telah bisa mengikuti Proses TAS, "Coba jnengan Tes" Ba, kata p tubi

Wali santri bajunya "baru" seragam lagi, tanda bahwa Khotaman
menjadi sebuah kebutuhan untuk membuktikan bahwa PBM Qiraati masih "Konsis"

bisa jawab, ya.. diberi hadiah, ortunya bangga
anaknya bisa baca al-quran dengan lancar dan benar "makasih buguru"...

Sungkeman ditahan agak lama karena foto grafernya lagi nyiapin kameranya
untuk dikirim ke Reportase dunia  mayanya santri qiraati jember

ust. lagiono kok mlihat burung yang terbang di awan-awan
"ya biarin"! , disuruh maju tapi dibiarin juga oleh pemandunya saat imtihan santri

tegas lugas tapi suara kurang jelas dalam menjawab seluruh pertanyaan
maklum bukan suara anaknya tapi kabel miknya "mbulet" ...

selamat yo nak, sing pinter ngaji besok yen gede ben tapi bocah ngerti
enggeh bu, dungone mawon

Tomas (tokoh masyarakat) bincang bincang karena sambil nunggu imtihan
tapi akhirnya tak kuat terburu pulang.. monggo yi kata pak badrus

Alhamdulillah, akhirnya wakil dari Kencong bisa tanya pada sebagian Khotimin
meski harus ngasih hadiah titipannya rah kholil "katanya" kok disampaikan ya terekam....

sosok Pra tashih Wuluhan ini yang ikut  membidani bersama guru gurunya
hingga Lulus di tingkat Korcam sampai bisa ikut Tas Cabang Qiraati Jember Rojab 1435 H/ 2014 M

wah "kerja betul" kata rivalnya, p rozi.  ini sang operator ulung di dunia layar Khotaman
besuk jadwalnya teng pundi maleh gus ? ketawa sambil pulang duluan...

ketawa meski agak menderita karena "mik"
mandu Imtihan bu Khomsah dengan suara lirih manggilin satu persatu khotimin/khotimat

Kepala TPQ Al Amanah sedang memberikan "Sambutan"
layaknya seorang Da'iyah penuh dengan smangat mengharap agar TPQ Almanah
tetap jaya meski harus berhadapan dengan banyak masalah

Wali santri yang hampir tak percaya "anaknya bisa ngaji" dengan lancar benar
datang tak ndak diantar pulang tak dijemput tahu tahu pinter "Ustadzahnya yang masuk surga"
kata hadlirin yang ada didunia maya

lengkap betul peralatan LCD untuk menyemarakan jalannya Imtihan
dalam Khotaman santri TPA Al Amanah Wuluhan ini, huebat...

Ta'lim muta'llim yang disampaikan oleh wakil Korcab Qiraati
guna menggugah Wali santri yang masih tidur ketika anaknya ngaji di TPQ

acara rutin aja, karena tugas yang menyampaikan Ijazah santri
Sekretaris Cabang yang selalu nyelonong tampil, apa ndak boleh yang lain ? ....

Ijazah santri bertuliskan "Qiraati" menjadi tanda dan bukti
kelas dasar / persiapan TPQ Qi telah mereka lalui dengan LULUS. Selamat...

pose para Khotimin/mat dengan jajaran korcam Wuluhan dan Korcab
saat Khotaman dan Imtihan Santri TPQ Al Amanah Wuluhan Jember

Santri dan gurunya berfoto sebagai tanda cinta kasihnya
seorang guru pada muridnya, "apapun resikonya aku ada dibelakang mu nak"

turun panggung sungkem guru-ortu-dan sebagian hadlirin
dengan rasa haru melihat anak "Wajah bersimbah air mata" barokallohulak

Amiin, semoga semua santriku barmanfaat ilmunya dan demikian juga...
seluruh guru guruku mendapat kesehatan dan kekuatan bisa membimbing kita.

ini yang membuat ramainya acara "Sholawat QIRAATI"
dilantunkan menyertai dipanggilnya santri maju ke atas panggung

santriwati khotimat luntur bedaknya karena ada yang nangis
ketika bersalaman dengan ustdzahnya di TPQ Al Amanah, saat lepas pisah

saking pundi Yi tanya pengasuh pada rah kholil yang baru
datang saat Khotaman berlangsung di TPQ Al manah Wuluhan

Doa penutupan acara oleh saudara Pentashih Korcab Jember
Aamiin yaa mujiibas saailiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar