![]() |
| BARIKLANA BINURIL QUR'AN |
| biyuuh... teman-2 guru Qiraati kurang konsentrasi dengarkan Khotaman "ndak dengar pak" cloteh sebagian pada wartawan duma (dunia maya) |
| kesebelasan santri yang telah di khotami malam itu harus bisa menjadi contoh pada adik kelasnya yang masih belajar jilid |
| Ibu Pengasuh "bu Kom" kata temen-2 memanggilnya telah mewakili guru finishingnya yang ndelik tak berani tampil di Imtihan santri |
| Bapak ibu wali santri berusaha "PEDE" tanya pada putranya yang telah bisa menjawab semua pertanyaan bapak ibunya "Sipil" wong tepak surat Ikhlas |
| serius lihat Layar LCD tampilan pertanyaan pada saat Imtihan tapi kenapa kok gus alwi yang "mambu" ... baunya mik |
| saat inilah anak-anak melaksanakan prosesi khotaman dengan bergantian memegang MIC untuk berusaha meyakinkan suaranya bisa didengar, namun.... |
| mlihat bagian operator Sound sistemnya, pak tubi kurang konsen dalam menghidupkan suasana imtihan santri TPQ Al-Amanah Kesilir Wuluhan |
| Pengasuh Yayasan Tahsinul Khuluq diajak membuktikan bahwa santri TPQ Al Amanah telah bisa mengikuti Proses TAS, "Coba jnengan Tes" Ba, kata p tubi |
| Wali santri bajunya "baru" seragam lagi, tanda bahwa Khotaman menjadi sebuah kebutuhan untuk membuktikan bahwa PBM Qiraati masih "Konsis" |
| bisa jawab, ya.. diberi hadiah, ortunya bangga anaknya bisa baca al-quran dengan lancar dan benar "makasih buguru"... |
| Sungkeman ditahan agak lama karena foto grafernya lagi nyiapin kameranya untuk dikirim ke Reportase dunia mayanya santri qiraati jember |
| ust. lagiono kok mlihat burung yang terbang di awan-awan "ya biarin"! , disuruh maju tapi dibiarin juga oleh pemandunya saat imtihan santri |
| tegas lugas tapi suara kurang jelas dalam menjawab seluruh pertanyaan maklum bukan suara anaknya tapi kabel miknya "mbulet" ... |
| selamat yo nak, sing pinter ngaji besok yen gede ben tapi bocah ngerti enggeh bu, dungone mawon |
| Tomas (tokoh masyarakat) bincang bincang karena sambil nunggu imtihan tapi akhirnya tak kuat terburu pulang.. monggo yi kata pak badrus |
| Alhamdulillah, akhirnya wakil dari Kencong bisa tanya pada sebagian Khotimin meski harus ngasih hadiah titipannya rah kholil "katanya" kok disampaikan ya terekam.... |
| sosok Pra tashih Wuluhan ini yang ikut membidani bersama guru gurunya hingga Lulus di tingkat Korcam sampai bisa ikut Tas Cabang Qiraati Jember Rojab 1435 H/ 2014 M |
| wah "kerja betul" kata rivalnya, p rozi. ini sang operator ulung di dunia layar Khotaman besuk jadwalnya teng pundi maleh gus ? ketawa sambil pulang duluan... |
| ketawa meski agak menderita karena "mik" mandu Imtihan bu Khomsah dengan suara lirih manggilin satu persatu khotimin/khotimat |
| Kepala TPQ Al Amanah sedang memberikan "Sambutan" layaknya seorang Da'iyah penuh dengan smangat mengharap agar TPQ Almanah tetap jaya meski harus berhadapan dengan banyak masalah |
| lengkap betul peralatan LCD untuk menyemarakan jalannya Imtihan dalam Khotaman santri TPA Al Amanah Wuluhan ini, huebat... |
| Ta'lim muta'llim yang disampaikan oleh wakil Korcab Qiraati guna menggugah Wali santri yang masih tidur ketika anaknya ngaji di TPQ |
| acara rutin aja, karena tugas yang menyampaikan Ijazah santri Sekretaris Cabang yang selalu nyelonong tampil, apa ndak boleh yang lain ? .... |
| Ijazah santri bertuliskan "Qiraati" menjadi tanda dan bukti kelas dasar / persiapan TPQ Qi telah mereka lalui dengan LULUS. Selamat... |
| pose para Khotimin/mat dengan jajaran korcam Wuluhan dan Korcab saat Khotaman dan Imtihan Santri TPQ Al Amanah Wuluhan Jember |
| Santri dan gurunya berfoto sebagai tanda cinta kasihnya seorang guru pada muridnya, "apapun resikonya aku ada dibelakang mu nak" |
| turun panggung sungkem guru-ortu-dan sebagian hadlirin dengan rasa haru melihat anak "Wajah bersimbah air mata" barokallohulak |
| Amiin, semoga semua santriku barmanfaat ilmunya dan demikian juga... seluruh guru guruku mendapat kesehatan dan kekuatan bisa membimbing kita. |
| ini yang membuat ramainya acara "Sholawat QIRAATI" dilantunkan menyertai dipanggilnya santri maju ke atas panggung |
| santriwati khotimat luntur bedaknya karena ada yang nangis ketika bersalaman dengan ustdzahnya di TPQ Al Amanah, saat lepas pisah |
| saking pundi Yi tanya pengasuh pada rah kholil yang baru datang saat Khotaman berlangsung di TPQ Al manah Wuluhan |
| Doa penutupan acara oleh saudara Pentashih Korcab Jember Aamiin yaa mujiibas saailiin |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar